karimun jawa

Minggu, 17 Juni 2012

SINOPSIS THE REAL LIFE NOT REALITY SHOW WILL YOU MARRY ME ???

Tuhan telah membuat sebuah cerita di dalam buku besarnya dan tiada yang akan mampu menyangkal kuasa Tuhan Takdir dari cinta siapa yang akan tahu. Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semua telah tertulis dibuku besar Raja Semesta.
Kang Sora dan Leeteuk di pertemukan di We Got Married, siapa yang akan menyangka tumbuh cinta diantara mereka semenjak pertemuan pertama. Tapi itu tidaklah semulus yang terlihat di dalam televisi yang kau tonton. Banyak rintangan yang dihadapi kedua orang ini untuk menyatukan cinta mereka. Idola adalah seorang manusia dan fans terkadang melihat itu terlalu berlebihan, sehingga mereka terkadang berbuat sesuatu yang diluar akar pikiran orang biasa. Tapi tanpa itu siapa yang akan menguji cinta mereka?
Sahabat juga tidak pernah lepas dari permasalahan tentang cinta. Persahabatan yang berubah menjadi cinta juga terkadang tidak terlihat dan tanpa sadar mengetuk pintu hati seseorang. Itulah yang harus diluruskan oleh Sora dari sahabat baiknya Jinwoon. Jinwoon adalah orang yang selalu ada disetiap kesuliatan yang dihadapi Sora di dunia hiburan. Jinwoon juga selalu mendukung Sora apapun keadaannya. Sora sangat menyukai Jinwoon, tapi bagaimana dengan Leeteuk???
Dimana cinta akan diuji, siapa yang akan mendapatkan cinta salah satu diantara mereka? Siapa yang menang... Tidak, tidak itu bukan  bernama pemenang, karena dalam cinta tidak ada kalah ataupun menang. Hanya saja dia memilih cerita yang salah untuknya.

 





 
THE REAL LIFE NOT REALITY SHOW, WILL YOU MARRY ME???
KAMSAHAMNIDA
*lEETEUK-shii, tetaplah jadilah leader yang peduli dengan semua orang Super Junior, ELF, keluarga dan orang yang ada disekitarmu. Temukanlah cinta yang akan membuatmu tidak lagi menangis dan kesepian. Sora-shii bukanlah pilihan burukkan??? kekeke^^Aegihyunjungnim pasti akan memperhatikanmu leader yang hobby nangis, si malaikat tanpa sayap.
*Sorra-shii, Noona kau adalah artis tercantik yang benar-benar membuat aku kagum. Baru kali in i menjadi begitu menggilai seorang artis dan bukan dari negeriku sendiri pula. Aku selalu melihat kesungguhanmu dan itu sangat manis. Temukanlah lelaki yang baik untuk menjadi pendamping hidup yang akan menemani hidupmu dan semoga kau tetap bersinar seperti bintang dilangit noona, meskipun tanpa cahaya matahari kau masih akan tetap bersinar. Aku selalu menunggu karyamu noona. Jongmal Saranghae!!!
= Mbc dan program We GOT MARRIED, tanpa itu mereka juga tidak dipertemukan. Stasiun tv korea juga turut berperan penting.
=Soompi forum Leeteuk (Suju) and Kang Sora WE GOT MARRIED memberikan aku secercah harapan untuk memberikan berita terbaru mengenai pasangan ini, tanpa mereka cerita ini juga tidak akan selesai tepat waktu.GOMAWOYO^^the best partner!
= teman-teman yang membantu dalam segala hal. Ini adalah FANFICTION pertama dan juga terpanjang yang pernah kubuat. jadi nikmatilah & mianhae bila masih banyak kekurangan.
=Cinta dari semua orang, Saranghae <3 <3 <3


Uri  @WulanTsubaki imnida, KAMSAHAMNIDA
Anheyoung.... Uri nun Dimple Couple
Kang Sora/Sora = Perempuan ceroboh  yang sangat bekerja keras untuk apapun yang dilakukannya. Dia memang tidak secantik penambilan artis korea lain, tapi yang paling mempesona darinya adalah kesan natural yag ditampilkannya. Bukankah orang yang terlihat bersungguh-sungguh sangat mempesona. Gerokhe saenggakhamnida^^
Leeteuk/Teuki = Leader super junior yang katanya super pelit. Leader yang baik hati seperti malaikat dan juga dewasa. Super duper ceria, dia adalah pembuat mood yang baik ketika berada didekatnya. Dia adalah orang yang mudah sekali tersentuh, leader super cengeng karena tiap kali konser dia selalu saja menangis diatas panggung. Orang yang juga sangat perhatian terhadap siapapun. Orang yang selalu merasa kesepian ketika dia tidak mengerjakan apapun atau melakukan apapun. ingin selalu saja berguna untuk orang lain.  dia kekanak-kanakan dan sangat suka dimanja. sangat menyukai stroberi dan ice cokelat.
Enhyuk/Monkey = Member super junior yang kacau. Dia orang yang sangat bersemangat dalam segala hal. Menyukai perempuan polos yang manis dan spontan seperti sora. Sayangnya dia keburu patah hati sebelum jatuh cinta. Orang yang berani mengakui kekalahannya sendiri, dia sangat berbesar hati. Saranghae oppa <3 <3 <3
Donghae/Fishy= Member super junior, teman sekamar teuk. Adik kesayangannya teuk dan tempat curhatnya teuk. Orang yang sangat polos dan juga baik hati. Sifatnya sama seperti sora dengan versi yang berbeda. Dia laki-laki dan sora perempuan. Di pertemuan pertama we got married sebenarnya donghae juga terpesona dengan sora.
Sungmin dan kyunhyun = Member suju yang selalu ikut campur dan usil. Yesung dan member lainnya = teman dari Super Junior yang selalu ingin ikut campur.
Jinwoon = Personil Magnae dari 2AM boyband Korea, teman dekat sora setelah bertemu di drama Dream High 2. Orang yang diam-diam menyukai sora, tapi tidak pernah berani mengatakannya. Dia adalah orang yang selalu ingin mendukung sora dalam hal apapun. baik hati dan gagah.
JB dkk = Lawan main sora di DH2 yang juga berteman baik dengan Jinwoon juga. Selalu menggoda Teuk oppa ketika bersama dengan Sora.
Revanna = manager sekaligus sepupu sora

Fanfiction Teuk_So Dimple Couple^^

Wuah... sudah lama rasanya tidak menulis sesuatu disini. Lagi sok sibuk dimana-mana padahal gak ngapa-ngapain^^kekekeke....

Ohya... Akhir2 ini lagi tertarik banget nonton We Got Married. Tau We Got Married gak??? Oke akan kujelaskan sedikit. Itulah adalah program televisi Korea Selatan yang lagi terkenal2nya diseluruh dunia, Iya bukan hanya dinegaranya sendiri saja kau bahkan bisa menontonnya lewat live streaming atau kau juga bisa nonton melalui Kshownow dengan subtitle English. Program We Got Married sendiri berjenis variety show yang dapat kau ketahui itu adalah program tanpa naskah dan berjalan sesuai kemauan mereka sendiri, meskipun masih harus ada skripwriter agar mereka tetap fokus. Sebenarnya program ini sudah berjalan lebih dari 3 tahun karena tahun ini adalah musim ke 3 mereka. Dengan menayangkan berbagai macam pasangan yang berbeda profesi dan kemasan unik inilah yang membuat penonton merasa terhibur. We Got Married sendiri memiliki tema spesifik dengan menjodohkan pasangan artis dan penyanyi dan mereka berakting seolah-olah mereka sudah menikah. Aku paling senang lihat pasangan musim ke 3 Teuk_So atau Leeteuk dan Kangsora. Leeteuk, kamu tahu sendiri dia adalah leader Super Junior dan Kang Sora adalah artis pendatang baru di film terkenal Sunny. Mereka dipersatukan dengan latar belakang berbeda, tapi karena itulah mereka menjadi sangat lucu dan super duper canggung ketika baru bertemu. 

Karena sangking tergilanya akupun sampai menjadi penggemar berat mereka berdua, terutama Sora yang selalu terlihat polos kapanpun kau liat (*Akh... Jadi pengen punya kakak kayak getooo!) sedangkan Leeteuk menjadi sok dewasa tapi romantis abis kalau sudah berada disamping Sora (*Pengan punya suami kayak Leeteuk Oppa, Hiaaaaaaaay........ ). Pokoknya fighting Dimple couple DAEBAK!!! Hei... kalian tahu tidak sangking tergilanya aku sampai membuat fanfiction loh. Ini adalah pertama kalinya aku membuat fan fiction, karena ini adalah pertama kalinya aku mempunya inspirasi membuatnya. Mereka membuat aku terus berharap dan berdoa semoga mereka mejadi pasangan real >.<.
Akh... sudahlah pembukaannya aku akan memulai setelah curhatanku yang gak penting dan membosankan ini. Semoga semua yang membacara menikmati ini, karena ini sangat panjang dan bersambung jadi harap bersabar. Anheyoung....!!!!





Minggu, 15 Januari 2012

MALAIKAT MEMANG TAK BERSAYAP



            Rasa memang tidaklah dapat ditebak keberadaanya. Tidaklah bisa ditelaah akan datang dari mana dan siapa orang pertama yang akan mendapatkannya. Rasa juga tidak pernah mengenal apakah perasaan itu salah ataupun benar. Tapi rasa cinta, sayang, kagum, benci, ragu, bimbang adalah warna dari hidup. Biarkanlah hidup ini berwarna sebab dari warna yang dibuat akan menimbulkan warna baru dalam hidup. Hidup untuk belajar dan salah satunya adalah belajar dengan warna hidup.
***
            Dilahirkan dan dibesarkan dikeluarga yang mandiri membuatku selalu belajar sendiri. Tidaklah hanya itu, pengalaman hidup di sekolah dasar yang selalu dikucilkan dan di sekolah menengah pertama dijadikan bulan-bulanan membuatku tidaklah pernah percaya pada siapapun. Aku selalu melakukan apa yang aku inginkan sendiri. Hanyalah kedua orang tuaku yang kupercaya tidak akan mencelakakan anaknya sendiri, meski mereka terkadang memaksa keingin mereka. Walaupun begitu ketika aku masuk di Sekolah Menengah Atas aku mulai belajar tentang hidup bersosialisasi dari teman-temanku yang selalu mendukungku, aku mulai menangggalkan baju bajaku.  Dan kini dunia kuliah menjemputku lebih cepat ketika aku belum siap untuk meninggalkan duniaku yang masih ku tata dengan baik. Aku memulainya seperti balita hingga terakhir aku bisa berdiri di atas kakiku sendiri. Terkadang aku iri melihat teman yang bisa begitu dekat dengan teman lainnya bahkan bisa mempunyai teman berbeda jenis kelamin.
Selama ini tidaklah mudah percaya pada apa yang namanya rasa percaya, tetapi sejak mengenal dirimu aku ingin mempercayakan semuanya padamu. Aku berikan kepercayaan itu hingga aku kehilangan kepribadianku sendiri. Aku tidak lagi mampu hidup tanpa melihat senyummu. Candu itu telah merasukku hingga aku tidak dapat menolaknya. Aku senang dan aku ingin.
            Satu kali aku dan dia melakukan kesalahan. Kesalahan yang harus membuat kami berpikir ulang mengenai arti sahabat. tapi bukan aku tak peduli, tapi ini hanyalah ungkapan dari sayang. Aku bahkan tidak ingin melepaskannya. Tapi ketika satu hari gerimis dia kami berbincang dan dia menangisi sesuatu yang membuat aku pilu. Aku berjanji pada Raja Semesta semenjak saat itu, aku akan menjaganya hingga aku tak lagi bisa bertahan. Ketika tahupun beban yang ditanggung hidupnya tak mudah aku bertekad untuk selalu jadi tongkat untuknya ketika kakinya tak lagi sanggup untuk melangkah. Tapi satu hari juga ketika aku menangis dia memilih untuk tak lagi ingin menjadi aku sahabatnya, bukan main pedih rasanya saat itu. aku hanya ingin dia tahu perasaanku saat itu meski ada kata-kata yang salah ku ucapkan. Malam hari aku memberikan satu sms untukknya untuk kembali percaya padaku.
            Aku tahu tidaklah mudah merubah bubur menjadi nasi kembali. Tapi aku ingin mengulang dan memperbaiki kesalahanku di masa itu. hingga hari ini ketika aku menulis tulisan ini semuanya juga telah berubah. Aku merasa rasa itu sudah tak seperti waktu itu, ketika dia peduli padaku ataupun dia sangat percaya padaku. Aku tahu aku hanya ada apa yang bisa aku berikan padanya, tak ada.
            Setiap kali aku menangis ketika mendengar lagu Vierra – pertemuan singkat ataupun lagunya sammy – sedang apa dan dimana? Hari itu bisakah kembali lagi padaku aku hanya ingin memperbaiki kesalahan yang aku buat.
Hari ini aku menulis ini meski pilu, aku masih ingin menjadi malaikat tak bersayap untukmu. Ada untuk menenangkanmu. Ada untuk membahagiakanmu, ada untuk menjagamu. Aku ingin selalu ada untukmu.
Sajak ini sengaja kutulis untukmu, mungkin ketika aku sudah tak ada di dunia ini ADIK ANGKATKU.

MALAIKAT TAK BERSAYAP
Meski luka ini kembali menganga lebar ketika kau tak pedulikan
Aku masih terus bertahan hingga habis darah, hngga tak berdetak jantung dan raga telah kaku
Sebab aku telah berjanji pada Raja semesta ketika kau menangis malam itu di saat gerimis membasahi kau dan aku
Aku berjanji untuk selalu menjagamu apapun keadaanku
Aku akan menjagamu dari apa dan siapa
Senyummu adalah pengobat luka, jadi biarkan sajalah aku mati dan menutup mataku di akhir cerita ini aku dapat melihatmu tersenyum untukku.
Agar ketika aku menutup mataku aku bisa melihatmu dipelupuk mataku.
Aku terlanjur menyayangimu melebihi sayangku pada diriku hanya pada diriku
Malaikat kecilku  ...


PERJANJIAN DENGAN RAJA SEMESTA UNTUK PERI KECILKU



            Di hidupku aku berjanji pada raja semesta untuk melindungi seseorang yang teramat sangat indah senyumnya, kau tau senyumnya lebih indah dari matahari, bulan dan bintang. Ketika dia tersenyum kau akan merasakan dunia ini indah. Tapi sayangnya dia tidak hanya tersenyum, hidup memang selalu banyak tantangankan. Hidupnya tidak sesederhana dan tidak sebagus yang terlihat. Ketika kau tatap mata sendunya, kau akan tahu berat bebannya sebagai orang pertama yang punya tanggung jawab besar dipundaknya. Aku rasakan itu ketika menatap matanya dan aku tersedot masuk kedalam matanya hingga sekarang.  Terutama ketika dia menangis dan tangisanya mengenai kulit ragamu. Kau akan merasakan betapa kerasnya kehidupan menempanya. Dunia terasa kabur dan berkunang-kunang di mataku. Aku tidak tahan lagi dengan semua itu, Jadilah aku membuat perjanjian dengan raja semesta seperti ini kemarin sore-sore di hari tidak hujan di bawah jendela rumah tua berwarna hijau muda.
            Raja semesta kau dengar aku?
            Aku berjanji akan melindungi orang ini diantara hidupku kelak.
            Jika waktu mempecundangi hidupnya,
            ijinkan aku melindunginya dari jarum jam yang menusuk.
            Jika arah angin membuatnya tidak tahu arah kemana kaki melangkah,
            Ijinkan aku membantunya untuk membawanya kearah angin yang mencipta mimpi.
Itulah isi perjanjianku dengan Raja semesta. Kau tahu selama ini tidak ada masalah yang berlaku dengan perlindungan itu. pernah beberapa kali aku menuruti apa mau dia dan untuk menyenangkannya aku patuhi apapun yang dimintanya. Bahkan ketika aku sedang tidak ingin lakukan maunya, masih tetap aku berusaha melakukan. Kau tahu, ternyata dibalik semua itu ada setan. Setan yang selama ini berada tepat dimatanya kini berubah menjadi besar dan kini berada tepat disebelahnya. Setan yang kian hari kian membesar itu selalu menyeringai ketika menatapku. Memang hidup itu memang tidaklah mudah, apalagi semenjak ada setan yang merusak semua rencana yang telah aku buat untuk melindunginya. Dia porak-porandakan rencana yang kususun rapi di rak buku rencana yang akan kuhidangkan kelak pada Raja Semesta ketika aku menghadapNya. Setan itu membuang puzzle kehidupan di lubang api dan membakarnya dan yang tertinggal hanyalah mozaik satu demi satu. Aku bahkan tidak tahu mozaik yang tertinggal apakah kebaikan atau keburukan. Akhir dari semuanya adalah ketika dia mencurigai aku merusak kehidupannya dan membuatnya murka kepadaku. Dia hempaskan semua mozaik yang kutunjukkan kepadanya kemarin sore di hari hujan. Tapi kau tahu, dia menghempaskannya hingga aku terjatuh. Dia mengatakan kepadaku itu hanyalah kebohongan belaka untuk menjebakknya. Aku hanya terdiam saat itu, kakiku tidak lagi kuat untuk berpijak ketanah. Airmataku akhirnya tumpah juga ketika aku menghadap Raja semesta di malam kemudian. Aku limbung.
            Raja semesta, kau dengar aku?
 Tapi, meskipun demikian hari ini aku berjanji kembali menghadapMu. Raja semesta, meski luka ini terus menganga dan semakin lebar, Aku akan bertahan hingga habis darah ini, hingga jantung yang kau berikan tidak lagi berdenyut kemudian raga menjadi kaku. Sebab aku telah berjanji padaMu untuk selalu menjaganya dan tidak membuatnya bersedih apapun keadaan dan dalam keadaaan seperti apapun. senyumnya adalah pengobat luka, jadi biarkan aku mati ketika aku tidak lagi sanggup dengan tetap melihatnya tersenyum untukku di hari terakhirku di mataku yang kian buta.
           
            Hari-hari yang terjadi kemudian tidak semakin baik memang, tapi aku tetap berpegang  teguh daripada aku harus menyerah pada setan yang tertawa diseberangku melihat keadaan aku yang compang-camping. Setan mendekati dan berbisik padaku untuk menyerah pada keadaan ini, tapi aku menepisnya. Tapi sayangnya itu hanya berlaku padaku, ketika dia berbisik kepada dia. Kau tahu dia bahkan bukan lagi percaya, tapi sangat percaya. Limbung saat itu juga tubuhku, pijakkan tanah tidak sekeras pertama kali kupijakkan. Aku bingung harus apa lagi, kekuatanku sudah tidak sebanding dengan setan yang kini memerah seperti api disebelah dia yang senyumnya kini kian palsu didepanku. Hanyalah topeng yang dibawanya kemana-mana untuk menutupi keaslian dirinya yang kian rapuh. Aku galau. Malam demi malam aku menghadap Raja Semesta untuk mendamaikan hatiku. Siang demi siang juga aku menghadap raja semesta untuk membuatku kuat dalam keadaan terlemahkku ketika aku mengahadapinya. Akhirnya malam tadi aku menghadap Raja semesta untuk mengadu.
            Raja semesta kau dengar aku?
            Bagaimana kali ini aku harus mengatakan kepadaMu  Raja Semesta?
Aku gagal melakukan tugasku. Dia baru saja membunuhku dengan pisau bermata 7 dan rohku sudah terlepas dari raga, padahal belum selesai upacara persembahan pengusir setan. Raja semesta, sakit rasa ketika ketika pisau bermata 7 itu menancap tepat dihatiku. Mati tapi tak mati, tapi sakit ini merontokkan raga. Tulangku pun terasa ngilu. Tapi meskipun begitu aku tidak pernah mendendam untukknya, karena aku tahu itu bukan inginnya, mungkin setan itu telah berkuasa dihatinya Raja  Semesta.
Raja semesta, aku pikir aku akan tetap bertahan sekali lagi untuk tetap disini. Aku akan     menuntaskan tugasku, setelah itu aku akan ikut denganMu. Masih bolehkah??

Dengan keadaanku yang lemah, akhirnya kuhentikan semua rencanaku sesaat. Kubiarkan setan kali ini puas dengan apa yang dilakukannya. Aku sudah terlalu lama memang tidak jeda dari semuanya. Raja semesta kemarin mengingatkan aku. Untuk beberapa saat kubiarkan dia sendiri tanpa kutemani. Mungkin saja dengan demikian dia akan memaafkan kesalahanku yang kian membatu dihatinya. Mungkin saja dengan demikian dia akan ingat kenangan denganku dan kemudian kami bisa memulainya dari awal. Bukankah itu yang lebih indah dari semua. Aku tidak lagi harus bersembunyi ketika aku ingin melihat senyumnya yang tanpa topeng. Diam-diam mengintai terkadang membuat aku lelah juga, hingga terkadang aku merasa putus asa dan tidak percaya diri. Hingga di malam yang panasnya menusuk aku kembali mengadu.
Raja Semesta, kau dengar aku?
Saat sakit ini kembali bernanah dihari yang lain. Dia menyiramnya dengan air panas kali ini, tidaklah itu cukup untuk membakar luka yang menganga.

            Kau tahu ternyata Raja Semesta berbisik kepadaku, Raja Semesta mengatakan padaku ujian ini cobalah untuk bertahan sedikit lagi. Janganlah menyerah, tapi hanya kau beri jeda pada keadaan ini. Keadaan dimana kau lelah dan tidak sanggup melangkah. Kau tahu, saat itu aku menangis mendengarnya, aku juga tidak mengerti kenapa aku menangis. Aku terharu, aku sedih, aku rapuh, aku galau, aku kacau. Dan aku sangat senang ternyata Raja Semesta menjawabku. Memang selalu pantas ketika Raja Semesta selalu dikatakan Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
Disaat jedaku, aku tidaklah pernah menyangka ternyata semua makhluk Raja Semesta yang tidak aku duga terus mendukungku. Dengan berada disampingku, aku jadi merasa tidak sendiri. Aku lepaskan bebanku itu sejenak dan kubuang penatku agar berkurang sedikit bawaanku. Meski begitu ketika aku bermain, masih saja aku mengkhawatirkan dia. Apakah dia hidup dengan baik? Apakah dia sudah makan dengan teratur? Apakah dia tidak lupa berdoa pada Raja Semesta? Apakah dia mengenakan baju hangat ketika dingin? Siapakah orang yang dihubunginya ketika dia tidak berani berjalan dimalam gelap? Aku terlalu khawatir.
Lambat-laun semuanya menjadi lebih baik. Dia tidak lagi seganasnya kemarin ketika dia menancapkan pisau bermata 7 dihatiku. Aku tidak tahu apa yang terjadi dengan dia sebenarnya, setan yang kemarin tertawa-tawa disampingnyapun hanya bungkam. Setan itu hanya tersenyum lemah kepadaku. Meskipun demikian aku tidak ingin lagi salah melangkah. Aku biarkan dia sendiri, mungkin dengan begitu aku jadi tahu ini hanya jebakan atau bukan. Baru mungkin setelahnya setelah semua keadaan menjadi lebih baik aku akan mulai melangkah maju dan berada di depannya untuk bertarung dengan setan yang setiap saat mengikuti kemanapun pergi.
Raja Semesta, kau dengar aku?
Hari ini sudah lebih baik dari pada kemarin. Luka ini semakin lama semakin kering. Sepertinya aku akan melangkah kembali di hari besok yang cerah. Hari dimana mimpi akan melebur menjadi satu harapan.  Aku harap Kau masih selalu bersamaku Raja Semesta. Aku akan kembali memenuhi janjiku padaMu Raja Semesta. Tunggu aku melakukan tugasku dengan baik, aku akan segera ikut denganMu.
            Selesai melakukan ritual yang biasa kulakukan menghadap Raja Semesta. Pagi ini langkahku sangatlah ringan untuk dijejakkan. Tidaklah lagi aku harus menahan perih ketika aku melangkah seperti kemarin karena luka yang dibuatnya masih belum kering. Senyum yang kuterima dari dia juga semakin tulus, aku merasakan jika ini pertanda baik. Untuk pertanda baik hari ini aku merayakan kesenanganku dengan berbincang dengan Raja Semesta sambil bersantai di sore yang sejuk akibat angin sepoi-sepoi yang menyapa wajahku.
            Raja Semesta kau dengar aku?
Sepertinya tugasku hampir selesai. Sebentar lagi aku akan ikut denganMu. Kau senangkan?
Raja Semesta, masihkah kau ingat jika aku sangat menyukai senyuman dia sejak pertama kali aku melihatnya. Itu senyum tertulus yang kudapatkan. Senyum yang seperti bidadari pagi dihari subuh, sejuk.
Ingatkah pertama kali aku melihat senyumnya di terik siang, senyumannya melebihi terik sinar mentari hari itu. Tahukah aku menunggu senyumannya setiap hari untuk mengisi tenagaku untuk satu hari penuh. Lebih indah daripada Cinta yang terkadang buta. Akhirnya aku akan bisa melihat kembali senyuman yang kurindukan itu. senyuman dimana bunga-bungapun tumbuh subur setelahnya. Aku menunggu hari itu, meskipun ketika hari itu tiba aku akan segera kembali kepadaMu. Senyum yang akan membuat harimu jadi lebih indah, meski sedang berada disituasi terburukpun.

            Masih tidak lagi kulihat setan yang kemarin berwarna merah di sebelahnya. Aku sangat terharu melihat kecerian itu masih ada untukku dan dia. Masa dimana kami tertawa dan menertawakan bersama-sama, kemudian masa dimana tangis membuat kami lebih dewasa melawan takdir. Pisau bermata 7 itupun telah terlepas dari tangannya. Kini tangannya menggenggam bunga. Bunga yang mempunyai 5 kelopak dengan berbagai warna. Aku baru kali ini melihat bunga seindah itu. melihatnya membawa bunga berkelopak 5 dengan berbagai warna, kau tahu aku jadi berbunga-bunga. Dimana-mana aku lihat hanyalah bunga dengan berbagai warna. Menyenangkan hari yang ku lalui. Tapi satu yang sangat kusayangkan, aku haruslah segera pergi setelah puas menikmati senyumnya itu. aku harus segera memenuhi janji pada Raja Semesta. Aku harus siap dimana Raja Semesta menjemput aku dalam keadaan apapun.
            Raja Semesta,
Aku siap kapanpun kau akan menjemputku. Tidaklah aku takut pada apapun lagi. Aku telah menyelesaikan perjanjianku denganMu. Yang terpenting lagi tidak lagi ada gelisah yang kurasakan, hanya rasa bahagia yang meliputiku. Senyum yang kurindukan untukku telah kembali dan aku sangat bersyukur.
Raja semesta, aku akan titipkan hidupnya denganMu. Aku tahu tanpa ku beri tahupun Kau akan melindunginya, tapi aku mohon jangan biarkan dia dengan mudah menangisi hidup yang terkadang sulit. Dan aku juga tidaklah mau dia berlama-lama menangisi pertemuanku denganMu. Selain itu aku ingin kau menjaga orang-orang terkasihku yang selalu kupertaruhkan segalanya demi mereka, sama seperti dia.
Terima kasih Kau telah dengan setia menunggu aku menyelesaikan semuanya Raja semesta. Aku ikut denganMu.

Selesai
Teruntuk sahabatku :
Jadikanlah ini pelajaran kawan. Aku tidak pernah membencipun sekalipun kau menyakiti hatiku. Kau tahu kawan, kaulah orang yang paling kupercaya. Kaulah orang yang paling ingin kulindungi setelah keluargaku. Kaulah orang yang memberi banyak warna dihidupku, menjadikan aku jadi jujur untuk menghadapi hidup yang kian keras. Kaulah orang pertama yang kuanggap saudaraku kawan selain keluargaku dan aku terlanjur mematrikannya di batu. Jadi akan susah untuk menghapusnya. Kau ingat kata-kata yang pernah ku kirim padamu.
“ kenapa kau tak percaya ada ikatan saudara walau kita tak ada ikatan darah....”
Kira2 begitulah isinya kawan. Susah untuk menghapusnya dari ingatan. Kau tahu kawan, ketika aku marah dan sangat membencimu keluargamu memutari kepalaku. Aku terlalu menyayangi kelurgaku dan ‘keluargamu’ jika kau mau percaya itu. sekuat tenaga aku ingin membantumu dan keluargamu, karena dan sebab itu pula aku berteman denganmu. Dari awal pertemuan kita dulu.
Kuharap kau maafkan aku dengan kesalahanku yang buat kau menjauh dariku. Aku selalu berpikir kita bisa selalu membagi suka dan duka untuk meringankan beban masing2. Hiduplah dengan damai, aku akan selalu mendukungmu kawan apapun pilihan hidupmu.
Salam sayang sahabatmu,   
Sahabat Kecil
            By. Ipang BIP

Baru saja berakhir, hujan di sore ini
Menyisakan keajaiban kilauan indahnya pelangi
Tak pernah terlewatkan dan tetap mengaguminya
Kesempatan seperti ini tak akan bisa dibeli.
            Bersamamu kuhabiskan waktu senang bisa mengenal dirimu
            Rasanya semua begitu sempurna, sayang untuk mengakhirinya
Melawan keterbatasan walau sedikit kemungkinan
Tak akan menyerah tuk hadapi biar sedih tak mau datang lagi
            Bersamamu kuhabiskan waktu senang bisa mengenal dirimu
            Rasanya semua begitu sempurna sayang untuk mengakhirinya
            Janganlah berganti...
            Tetaplah seperti ini,
            Janganlah berganti.